Duh! Service Refreshment Training di Siang Bolong.

2017_0604_14073300-01

Waktu menunjukkan pukul 12:30, pas ketika matahari semarang sedang panas-panasnya. Siang itu, tanggal 4 Juni 2017 kami secara full team janjian pukul 13:00 di 3/4 co-working space untuk regular training. Ujian banget sih memang, bayangkan siang bolong naik motor, bulan puasa, disuruh traning pula, perjalanan dari rumah saya di kawasan Thamrin yang cukup jauh ke Tembalang membuat cobaan ini tambah berat.

Cerita tentang training, memang acara ini secara rutin diadakan oleh Loffle. Kali ini materinya Service Refreshment Training, sekaligus meeting pengganti LBM (Loffle Breakfast Meeting) yang karena sedang bulan puasa maka digabung dengan training ini. Buat saya Loffle udah seperti negara hukum hehe, semua ada aturan nya. Telat duty atau meeting lebih dari 5 menit bisa panjang urusan nya, buat saya yang baru 3 bulan bergabung memang awalnya terasa cukup berat, tapi akhirnya menjadi kebiasaan tersendiri menjadi on-time person.

Benar saja, tepat jam 13:00 seluruh team sudah berkumpul, acara langsung dimulai dengan LBM. Selain agenda evaluasi kinerja sebulan kebelakang, di LBM kali ini agenda kita adalah peer-evaluation, yaitu setiap dessert barista menulis 1 poin paling menonjol dari setiap rekan lainnya termasuk store manager dan owner baik ataupun buruk. Ya, termasuk owner, di Loffle kami semua punya hak yang sama untuk berbicara dan memberikan masukan. Tidak hanya itu kami juga harus menuliskan 3 poin yang paling tidak disukai dari Loffle. Hasilnya semua bisa mendapatkan koreksi dan penghargaan dari rekan lainnya, ini penting menurut saya karena kalau bukan orang lain yang menilai siapa lagi. Sedangkan seluruh poin-poin yang tidak disukai dari Loffle versi karyawan menjadi topik bahasan utama kita hari itu, bersama owner kami mencoba mencari solusi atas poin-poin tersebut.

Agenda selanjutnya dilanjutkan dengan training yang memang menjadi agenda utama kita. Sesuai judulnya, Service Refreshment, tujuan training ini adalah untuk merefresh lagi, mengingatkan standar-standar seperti yang diatur dalam SOP Loffle. Dimulai dari paparan kembali visi, business objective hingga values dari Loffle yang membuat kami mengingat kembali “tujuan” kita bekerja. Dari sini kami diingatkan kembali, bahwa Loffle tidak hanya sekedar menjual dessert, we create something bigger. Harapannya dari training ini, Loffle Experience yang menjadi nyawa kami bisa terus terdeliver ke seluruh customer, terutama bagi kami yang berhadapan langsung ke customer. Be welcoming, be genuine, be considerate, be knowledgeable, dan be involved adalah 5 hal penting bagi seorang dessert barista untuk menciptakan Loffle Experience.

Yogamuda menyampaikan materi Service Refreshment Training

Jangan dikira training kita serius banget, dengerin sambil tiduran juga oke, asal ngerti aja hehe

Di Loffle semua punya suara yang sama untuk berpendapat. Be straight forward!

Bagi Loffle, service excellent memang menjadi hal paling penting dalam seluruh aspek bisnis. Dari sini saya belajar bagaimana membangun relationship yang baik termasuk secara emotional terhadap customer. Suatu hal yang saya yakin akan sangat berguna, baik di Loffle maupun di dalam kehidupan sehari-hari.

Sampai jumpa lagi dengan cerita kami lainnya di #semangkukCeritaKita

Salam Diet Kapan-Kapan!

Wisnu, Dessert Barista

 

 

 

No comments

You can be the first one to leave a comment.

Post a Comment

Komitmen berkelanjutan dalam memberikan dampak kepada lingkungan dan komunitas.